Sunday, 6 October 2013

Cara merawat ikan oscar

Salah satu jenis ikan hias air tawar yang di sukai oleh konsumen baik didalam negeri maupun luar negeri adalah ikan oskar. Selain karena penampilannya yang cantik ikan oskar juga termasuk yang tidak sulit pemeliharaannya. Berasal dari sungai-sungai di Amerika Selatan, ikan oskar mempunyai bentuk hampir sama dengan Gurame, agak lamban geraknya dan tenang, tetapi mempunyai kombinasi warna yang cantik. Warna dasarnya coklat tua atau coklat muda dan sedikit kuning bercampur merah tua. Di pangkal ekornya terdapat warna merah tua yang menutupi sepertiga badannya dan tampak seperti lukisan, sehingga oskar tampak anggun.


Disamping itu ada jenis oskar lainnya, yaitu oskar albino. Tubuhnya berwarna krem pucat seperti penderita albino dan mempunyai bercak-bercak merah orange di badannya. Bentuk tubuh dan perilaku oskar albino tidak berbeda dengan oskar lainnya. Sebagaimana layaknya ikan oskar mempunyai kelebihan inteligensia yang cukup cerdas. Dia akan berenang ke tepi akuarium bila pemiliknya memberi tanda dengan tangan. Selain itu sifatnya setia dengan pasangannya masing-masing dan suka berkelompok. Karena sifatnya sosial, maka dalam satu akuarium jumlah ikan ini bisa dimasukkan 6 - 8 ekor. Dan akuarium yang digunakan berukuran besar, paling tidak panjangnya 1 - 1,2 meter. Ini mengingat ikan oskar sifatnya yang rakus makan, sehingga sering mengeluarkan kotoran, dan mengakibatkan air dalam akuarium cepat kotor. Kalau akuariumnya besar, tidak perlu terlalu sering diganti airnya. Untuk ukuran akuarium yang paling kecil 60 X 40 X 40 cm untuk per pasang.

MEMELIHARA IKAN OSKAR
Di alam aslinya oskar hidup berkelompok di air yang agak tenang, terlindung dan dalam. Yang disukainya adalah sungai yang dasarnya berpasir batu, air yang jernih, dan di sekelilingnya terdapat akar-akar pohon atau batang pohon yang tumbang dan terbenam di sungai. Tersebar di daerah luas di Amerika Selatan. Ikan-ikan ini terdapat di Amazone, Venezuela, Guyana, Chili, Argentina, dan Paraguay. Temperatur air yang dibutuhkan antara 72 - 82 derajat Fahrenheit, sedangkan untuk penetasan telurnya membutuhkan suhu 78 derajat Fahrenheit. Air yang disenaginya adalah yang jernih dan mengalir tanpa ditutupi oleh tanaman. Karenanya kalau memelihara ikan oskar harus memperhatikan faktor oksigen dan suhu air agar didapatkan ikan yang baik dan sehat. Sebaiknya memelihara ikan oskar pada akuarium atautempat pemijahan semen agar mudah menjaga faktor oksigen maupun suhu airnya. Ikan ini termasuk jenis ikan Karnivora atau pemangsa. Untuk itu dianjurkan supaya tidak dipelihara bersama-sama dengan ikan lain dalam satu akuarium atautempat pemijahan., sebab kalau tidak akan habis digasak olehnya. Pakan sebaiknya diberikan makanan hidup saja seperti udang dan anak ikan mas. Menurut pengalaman para peternak, apabila oskar diberi makanan hidup seperti udang hidup, warna sisiknya menjadi terang terutama warna merahnya.

JANTAN DAN BETINA
Memilih ikan oskar jantan dan betina bagi para peternak ikan hias yang tidakberpengalaman merupakan persoalan yang agak sulit. Bagi yang sudah lamapun, kadang-kadang bisa meleset dalam menentukan jenis kelamin ikan ini khususnya pada oskar yang masih muda. Menentukan jenis kelamin oskar, kalau kita sudah tahu rahasianya tidaklah begitu sulit. Pedomannya, ikan jantan dapat diketahui dari sirip-siripnya yang lebih besar atau agak melebar, sedangkan pada ikan betina sirip-sirip ini bentuknya membundar. Dalam hal warna, perbedaan ini juga bisa terjadi, pada oskar jantan warnanya lebih terang.

Kalau kita ingin mendapatkan perbedaan yang meyakinkan tentang jenis kelaminnya, pertama, keluarkan ikan itu dari dalamtempat pemijahan atau akuarium dengan menggunakan serokan ikan. Peganglah tubuhnya erat-erat mulai dari bagian belakang kepala, terus dipijit sampai berakhir dekat anus atau dubur, jangan terlalu keras memijitnya. Kalau terlihat genital papilae atau alat kelaminnya keluar dan bentuknya meruncing, sudah pasti ia berkelamin jantan. Sedangkan pada oskar betina, alat kelaminnya agak pendek dan bentuknya pun tumpul.

dan selanjutnya saya akan menjelaskan tetnag cara membudidayak ikan oscar

 PEMIJAHAN

    memilih Indukan
        Induk yang baik untuk dipijahkan sudah berumur 1,5 tahun sampai 2 tahun dengan panjang badan 15 cm dan tinggi badan 10 cm serta berwarna cerah.
        Seleksi induk dimulai saat ikan Oscar masih remaja (5 ~ 6 bulan), dengan cara mencampurkan 5 ekor jantan dan 5 ekor betina. Ikan Oscar remaja ini akan mencari pasangannya sendiri-sendiri. Setelah saling berpasangan maka kita pisahkan ditempat pemijahan tersendiri sampai menjadi induk.
    Perbedaan Induk Jantan dan Betina
    Induk Jantan     Induk Betina
    - panjang badan relatif lebih panjang
    - alat kelamin lebih menonjol     - induk yang telah matang perutnya gendut
    - lubang kelamin lebih besar
    Cara Pemijahan
       tempat pemijahan perkawinan terbuat dari semen yang berukuran 1 1/2 x 1 x 0,5m 3 , diisi air yang telah diendapkan selama 12 ~ 24 jam setinggi 30 ~ 40 cm.
        Jikatempat pemijahan perkawinannya luas, dapat disekat.
        Sepasang induk Oscar yang telah matang telur dimasukkan ke dalamtempat pemijahan.
        Pada setiap kolom diberi batu ceper yang berwarna gelap dan di atasnya ditutup sebagian besar agar suasana kolom menjadi teduh.
        Oscar mengadakan pemijahan siang dan sore hari langsung dibuahi oleh pejantan.
        Telur yang berada di atas batu ceper tersebut yang telah dibuahi diangakat dimasukkan ke dalam aquarium untuk ditetaskan. Aquarium berukuran 70 x 40 x 40 cm 3 diisi air setinggi 10 cm, untuk telur sepasang induk.
        Ke dalam aquarium diberi udara (aerasi) dengan kekuatan lemah.
        Selesai 3 hari biasanya telur-telur mulai menetas.
        Air diberi campuran emalin atau methylene blue.

3. PEMELIHARAAN BENIH IKAN OSCAR

    Benih ikan ini sampai berumur 4 hari belum perlu diberi makan, karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sacknya (kuning telur).
    Pada hari ke 5 benih diberi makanan Rotifera. Pemberian makanan ini tidak boleh terlambat karena ikan Oscar bersifat kanibal (memangsa sesamanya).
    Pada hari ke 10 sudah bisa diberi kutu ari yang telah disaring.
    Setelah berumur 2 minggu benih mulai diberi kutu air tanpa disaring dan mulai dicoba cacing rambut.
    Benih sudah dapat dipindahkan ketempat pemijahan/kolam yang lebih luas setelah berumur 25 hari.

4. PEMBESARAN IKAN OSCAR

    Pembesaran ikan dilakukan setelah benih berumur 25 hari.
    Benih yang dihasilkan kira-kira 1000 s/d 3000 ekor untuk satu kali penetasan.
   tempat pemijahan yang digunakan berukuran 2 x 1 x 1 m 3 , dan diisi air setinggi 20 - 25 cm.
    Untuk pertama kali pembesaran dapat ditebar kurang lebih 300 ekor ikan.
    Untuk mengurangi teriknya matahari pada siang hari, di dalamtempat pemijahan diberi tanaman air seperti eceng gondok dan Hidrilla Verticilata. Untuk mencegah masuknya air hujan terlalu banyak, pada bagian atastempat pemijahan ditutup sebagian dengan seng plastik.
    Penjerangan dilakukan setelah benih berada ditempat pemijahan selama sebulan dengan jumlah menjadi 200 ekor
    Makanan yang diberikan berupa cacng rambut.
    Setelah ikan berumur 5 ~ 6 bulan, ikan sudah dapat diseleksi untuk dijadikan induk, makanan yang diberikan diganti dengan udang kali yang masih segar/hidup, bisa juga diberi udang rebon yang masih segar.
    Sepasang induk dapat menghasilkan telur 1000 s/d 4000 butir untuk sekali pemijahan.

oke berikut nya saya akan membahas pakan ikan oscar

Pakan untuk ikan hias tak hanya untuk mencukupi keperluan gizi untuk hidup serta tumbuh, juga dibutuhkan untuk mencukupi keperluan pigmen ( zat warna ), menurut national research council, pigmen inilah yang dipakai ikan hias untuk membentuk serta mempercantik warna tubuhnya. tiap-tiap ikan hias nyatanya membutuhkan pigmen spesifik untuk memperanggun tampilannya, tidak terkecuali ikan oskar.

Dibalik tampilan berwajah yang seram, wujud mulutnya yang menakutkan, ikan oskar ( astronotus ocellatus cuvier ) mempunyai daya pikat tersendiri. daya pikatnya terdapat pada keindahan bercak-bercak kuning, jingga atau merah yang tersusun demikian indah serta membentuk sejenis batikan pada tubuhnya. dikarenakan nilai seni batikannya itu, oskar banyak digemari. kemolekannya ditentukan oleh ukuran luasan batik serta intensitas ( kecerahan ) warna batikannya.
Oscar alami pergantian serta perubahan warna yang di pengaruhi oleh ketersediaan pigmen didalam tubuhnya searah dengan pergantian umurnya. ikan oskar yang berusia 2 bln. warnanya tetap buram. pertambahan usia 1bulan lantas, baru-lah timbul warna cerah di bagian leher. serta 2 bln. selanjutnya, tak hanya di bagian leher, di bagian tubuh yang lain juga mulai berwarna cerah. perubahan warna pada ikan oskar bisa dirangsang dengan pemberian pakan yang banyak memiliki kandungan pigmen. perihal ini berikan kemungkinan ditemukannya pakan yang bisa meningkatkan perubahan warna tersebut.
Jenis serta sumber pigmen

Pigment yaitu zat yang berikan mutu warna spesifik pada satu bahan ( ikan ), hingga terlihat oleh mata bahwa benda ( ikan ) tersebut berwarna. pigmen pada ikan tersimpan didalam tubuhnya dengan jumlah yang relatif terus, serta semakin banyak tersimpan pada sisik, kulit/kerangka luar, bulu serta sisi lain dari tubuh sebelah luar.

Ada 2 type pigment yang amat bertindak pada pewarnaan ikan, yaitu karotenoid serta melanin. karotenoid, inilah yang menyebabkan warna kuning, jingga tua/orange serta merah pada sisik, kulit/rangka luar pada hewan-hewan aquatic terhitung ikan. namun melanin, yaitu pigmen yang menyebabkan warna coklat hingga hitam. kadang-kadang, melanin juga bisa menyebabkan warna kuning atau merah. pigmen melanin terlebih bertindak didalam pergantian warna ikan dikarenakan dampak lingkungan atau internal dari didalam tubuh ikan sendiri. untuk situasi normal ( tak ada masalah lingkungan luar serta internal ) pigmen karotenoid-lah yang sangat memastikan mutu warna ikan.

Tetapi sayangnya ikan tidak dapat men-sintesa ( menyusun ) type pigmen ini. hingga kebutuhannya mesti dipenuhi dari luar yaitu dari pakan yang didapatkan. sumber pigmen yang baik yaitu pakan yang memiliki kandungan karetenoid type xanthophyll.



Menurut penelitian national research council pada th. 1983, pakan yang memiliki kandungan 20 - 25 mg xanthophyll per kilogram bobot kering pakan telah bisa berikan pewarnaan ( pigmentasi ) yang baik untuk ikan-ikan hias. mutu pewarnaan dapat jadi lebih indah lagi apabila pakannya memiliki kandungan 50 -60 mg xanthophyll per kilogram bobot kering pakan.

xanthophyll macamnya berbagai macam. xanthopyll yang sangat bertindak didalam pewarnaan ikan yaitu pigmen kuning lutein, zeaxanthin serta xanthin. type xanthopyll yang diperlukan ikan bergantung dari spesies ikan serta mutu pewarnaan yang di idamkan manusia. dikarenakan tiap-tiap ikan mempunyai kekuatan yang tidak sama saat mengubah type karotenoid yang dicerna jadi type karotenoid yang dibutuhkan.

Pakan
Oscar tergolong ikan karnivora ( pemakan daging ). banyak type jasad pakan yang dapat dimakan oskar, diantaranya, cacing-cacingan, udang-udangan, beragam jenis serangga, serta ikan-ikan kecil. hobbies biasa berikan makan oskar dengan apa saja. bersua kecoak di kamar mandi, dikejar, ditangkap serta jadikan pakan untuk oskar. asal ikan itu akan makan serta hobies bisa nikmati keindahan cara oskar melahap mangsanya yang demikian enak ditonton.
Tetapi untuk beroleh mutu warna serta batikan oskar yang baik kurang cuma asal kenyang. tetapi yang lebih utama yaitu memperhatikan kandungan pigmen pakan yang didapatkan.

Pakan yang gampang didapatkan di pasaran atau di beberapa toko akuarium disamping pakan buatan, yaitu udang rebon serta cacing rambut. nyatanya udang rebon serta cacing rambut semakin bisa mencukupi kepentingan pigmen untuk ikan hias, terhitung oskar. tetapi kandungan pigmen pada udang rebon tambah lebih tinggi di banding cacing rambut. hasil perbandingan dampak pakan udang rebon ( acetes. sp. ), cacing rambut ( tubifex ), serta campuran keduanya menunjukkan bahwa pemberian pakan udang rebon-lah yang membuahkan warna batikan optimal yang condong lebih jingga atau merah.
Serta menurut hasil uji pengamatan mata ( organoleptik ) dengan udang rebon mutu warna batikan serta batikan oskar memperoleh nilai 8, 1. namun pemberian pakan campuran udang rebon serta cacing rambut pada ikan oskar cuma dapat memperoleh nilai organoleptik 4, 3 ( pengujian dikerjakan oleh : ester nuki urs, th. 1992 ).

Berlebihan lain pemberian pakan udang rebon untuk oskar yaitu dapat membuahkan luasan batikan yang berwarna jingga muda kemerah-merahan relatif lebih luas dibanding pemberian makanan pakan campuran.
oke sekian dulu yang bisa saya sampaikan muda-mudahan bermanfaat

8 comments:

  1. Saya punya permasalahan tentang merawat ikan Oscar,....Ikan Oscar saya usianya +_ 2,5 tahun akhir2 ini perutnya membuncit,....tapi selera makannya tetap stabil dengan makanan hidup seperti jangkrik,...karena penampilannya kurang cantik,Bagaimana mengatasi perut buncit tersebut?terima kasih Sudi kiranya bapak membantu masalah saya,....

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobak aja mas di kasih makan cacing sungai mas dan porsinya makanya dikurangi sedikit aja mungkit itu bisa membantu permasalahan pada ikan oscar mas
      misalnya ada permasalahan lain bisa shareing di blog saya ini mas trima kasih

      Delete
    2. mungkin harus di bawa ke tmpat gym mass, biar kecilin perut nya atau engga bawa ke klinik tong fang :D

      Delete
  2. apakah bisa ikan oscar dipelihara bersama sama dengan ikan piranha???
    ikan apa saja yg bisa dipelihara bersama ikan oscar??
    Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. pokoknya mas jangan sama-sama ikan ganas lah mas

      Delete
  3. Salam ikan hias gan..

    http://indobettafish.com

    ReplyDelete